Ketua Umum KMHDI Soroti Urgensi Pembangunan Pura di Kampus pada Pembukaan Mahasabha XIV

Lampung — Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menegaskan urgensi pembangunan pura di lingkungan Universitas Lampung dalam sambutannya pada pembukaan Mahasabha XIV KMHDI.

 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa keberadaan pura di lingkungan kampus tidak semata sebagai sarana ibadah, melainkan juga berfungsi sebagai pusat pembinaan spiritual, penguatan karakter, serta pelestarian nilai-nilai budaya Hindu di kalangan mahasiswa.

 

Menurutnya, kampus sebagai ruang akademik harus mampu mengakomodasi kebutuhan spiritual mahasiswa secara inklusif, sebagai bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara pengembangan intelektual dan spiritual.

 

“Pembangunan pura di lingkungan Universitas Lampung merupakan langkah strategis dalam mewujudkan harmoni antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual. Ini sekaligus mencerminkan komitmen terhadap penghormatan keberagaman dan kebebasan beragama di lingkungan pendidikan tinggi,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Ketua Umum KMHDI mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pihak kampus, hingga masyarakat, untuk bersinergi dalam mendukung realisasi pembangunan pura tersebut. Ia menekankan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam penyediaan fasilitas keagamaan yang representatif dan inklusif.

 

Ia juga berharap Mahasabha XIV KMHDI dapat menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa Hindu di tingkat nasional, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak keagamaan serta meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai dharma.

 

Pembukaan Mahasabha XIV KMHDI dihadiri oleh delegasi mahasiswa Hindu dari berbagai daerah di Indonesia, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

 

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan nilai dharma, KMHDI menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan umat Hindu, khususnya di kalangan generasi muda dan dunia pendidikan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *