
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hindu Universitas Lampung (UNILA) sukses menyelenggarakan program Mahindha Cager pada Sabtu (14/3). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa Hindu dalam pembuatan sarana keagamaan, sekaligus mempererat rasa kebersamaan di lingkungan UKM Hindu UNILA.
Nama Mahindha Cager sendiri merupakan singkatan dari “Mahasiswa Hindu Unila” yang merujuk pada anggota, serta “Cager” dari bahasa Bali yang berarti handal atau unggul. Program ini diinisiasi karena pentingnya membekali sumber daya manusia UKM Hindu UNILA dengan kemampuan praktis agar menjadi generasi muda yang mandiri dan kompeten.
Kegiatan kali ini difokuskan pada pelatihan pembuatan sarana upakara, khususnya praktik membuat klakat dan menyusun banten pejati. Melalui metode praktik langsung, peserta diajarkan teknik dasar pembuatan sarana tersebut mulai dari tahap awal hingga memahami makna filosofis di baliknya. Hal ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga ahli secara teknis.
Melalui pelatihan Mahindha Cager ini, diharapkan mahasiswa Hindu di UNILA mampu mengembangkan potensi diri menjadi kader yang handal. Dengan keterampilan yang telah dipelajari, para anggota diharapkan memiliki rasa percaya diri dan kesiapan untuk ngayah (berkontribusi nyata) saat terjun ke masyarakat nantinya.
